Aku dan Baby

[R11th]

Sebenarnya topik yang disiapkan bukan ini, tapi mumpung sekarang (pas lagi nulis ini) masih merasakan euforia-nya, yaudah sharing ini dulu aja. Lumayan buat belajar, hihii..

 

It’s happened just a few hours ago, di saat momen shalat berjama’ah sedang berlangsung di pelataran perumahan. Bulan Ramadhan selalu punya hal yang beda daripada bulan-bulan lainnya, ada kebiasaan yang dijalankan sebulan penuh, tidak seperti bulan-bulan lainnya. Berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari, memperbanyak tadarus, sahur dan berbuka bersama keluarga dan kerabat, hingga shalat malam (tarwih) berjama’ah.

Sebuah hadist menyebutkan bahwa seorang perempuan disunahkan shalat di rumah daripada di masjid. Tetapi saya juga mempelajari hadist lainnya, (maaf saya lupa bunyinya) yang kurang lebih menyatakan bahwa jika shalat di rumah lebih banyak menyebabkan shalatnya tertunda (malah kemudian mengerjakan hal lainnya) dan shalat di masjid lebih menjadikannya shalat dengan lebih baik, dibolehkan. Wallahua’lam #CMIIW

Saya, yang ternyata merasakan hal itu (sering tertunda shalatnya kalau di rumah daripada di masjid), pun melangkahkan kaki ke tempat shalat berjama’ah. Fyi, di shaf perempuan saya anak muda tertua di perumahan 😂 Yang lainnya ibu-ibu, anak-anak sekolahan sampai dengan balita. Anak muda lainnya hanya tetangga seberang rumah saya, berjarak 2-3tahun lebih muda.

 

Dan shalat Isya pun dimulai ketika sudah mulai banyak warga perumahan memadati pelataran/balai. Tidak seperti biasanya, ada seorang baby gemassh berkeliaran dari ujung shaf ke ujung lainnya (sambil ngesot; bergaya seperti berjalan dengan papan yang berjalan jika tangan didayungkan ke lantai :D). Awalnya dia aktif sekali mondar-mandir, dan ketika ruku’ raka’at pertama, HOOP!, si baby berhenti di sebuah sajadah kain rada empuk dan cukup cozy untuk diduduki : sajadahku 😐

Orang yang sedang shalat adalah orang yang sadar, kan? Tidak mungkin kita tidak melihat apa yang terjadi di depan mata kita (kecuali kalau kejadiannya di samping kiri/kanan, ya ga sah dong shalatnya ngelirik-lirik). Lah ini tepat di tempat sujud kita 😀 Saya cuma bisa merespon dengan senyum, sambil berdoa ketika sedang membaca bacaan shalat, semoga si debay beranjak ketika saya sujud nanti.

Sayangnya tidak, hahahaa… dia masih aja ngetem di depan. Karena tidak mungkin menggusurnya atau malah tidak jadi sujud, saya beranjak sedikit ke kiri agar bisa melakukan gerakan sujud. Dan si baby tetap anteng tak bergerak. Ya Allah deeeek 😂😂😂

 

Bangkit untuk raka’at kedua, baby pun ikut bangkit. Saya, dengan konsentrasi yang sedikit terusik, masih tetap merekah senyum. Dia kembali ngesot kesana-sini, dan lagi-lagi ngetem di sajadah saya ketika akan sujud. Begitu seterusnya hingga raka’at terakhir.

It’s not annoying at all. Saya justru merasa spesial karena dipilih dia, dan Allah mungkin sedang ngasi ujian dadakan juga tadi ke saya seberapa besar komitmen saya menegakkan shalat. Mungkin begitu. Wallahua’lam ^^

Selesai salam, saya tidak mampu lagi membendung kegemesan yang membuncah. Pipi bakpaonya langsung saya banjiri ciuman, dan dia masih tetap diam disana, di sajadah biru cozy-ku ❤


Moral values :

Yang pertama kali terpikirkan oleh saya tadi adalah : “Besok kalo punya baby sendiri kayak gini kali ya, rasanya shalat tapi si baby masih mau gelendotan dan ngajak main ibunya.”

Someday, saya, dan kamu, para perempuan, akan merasakan momen ini kembali, mungkin akan lebih sering, mungkin akan setiap hari. Pertahankan konsentrasimu selama shalat walaupun babymu begitu menggoda 😄 Jangan berikan respon negatif (marah, kesal, dll) karena ia mengganggu shalatmu. Respon positif dan ajakan yang lebih persuasif akan lebih ‘menyehatkan’ dan diterima dengan baik olehnya. All things that become minus (negative) is never gonna be good 🙂

Dan betapa menyenangkannya ketika kita memperkenalkan gerakan shalat, mendengarkan bacaan shalat dan ayat Al-Qur’an, dengan penuh cinta ❤

 

 

Salam,

Saya

06052017 @ Jogja, Perumahan Giwang Pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: