Monthly Archives: June 2016

28 more to go 🌙 #doaJibril

Sebelumnya selamat menunaikan ibadah Ramadhan untuk saudara-saudara muslim ku.. Semoga niatan ibadah kita terlaksana ga cuma jadi wacana, dan semoga amal-amal nya dilipatgandakan dan dirahmati Allah, Aamiin.. Biar legawa ibadahnya, saya personally minta maaf yaa, supaya puasa dan amalan-amalan saya at least diterimaNya.. Urusan berapa banyak pahala yang mau Allah kasih saya mah terima-terima aja, mau dikasi nilai bintang 5 atau cuma 1, yang penting diterima dulu, hehee..

1465319501883

 

About that ☝ tentang diterima engga nya puasa seseorang, saya dapat materi ringan singkat padat dari ustadz pengisi ceramah “Day 1” di mushala dekat kos saya.

Ustadz tersebut hanya menyampaikan sebuah hadits, namun pelajaran ini penting dan terngiang-ngiang di benak saya.. Hadits tersebut berisi tentang doa malaikat Jibril yang diamini Rasulullah saw. Rasulullah saw menyampaikan khutbah ba’da shalat Id. Ketika beliau menaiki anak tangga mimbar yang pertama, Rasulullah berhenti melangkah, menangis lalu mengucapkan “Amiin”. Ketika naik ke anak tangga kedua, beliau pun kembali menangis dan berkata “Amiin”, begitu juga ketika menaiki anak tangga ketiga.

Setelah khutbah selesai, para sahabat menanyakan apa gerangan yang membuat Rasulullah melakukan hal yang tidak biasanya terjadi tersebut. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya telah datang padaku malaikat Jibril ketika aku hendak menaiki mimbar, dan aku diharuskan mengamini doanya.”

Doa-doa malaikat Jibril tersebut adalah :

“Ya Allah, janganlah Engkau terima puasa golongan orang-orang yang musyrik”,

“Ya Allah, janganlah Engkau terima puasa orang-orang yang melawan kepada kedua orang tuanya,”

“Ya Allah, janganlah Engkau terima puasa orang-orang yang bermusuhan.”

Rasulullah saw merasa sedih mengingat ibadah umatnya yang tergolong seperti di dalam doa tersebut tidak terima Allah. Naudzubillahi mindzalik.

Simple, tapi ngena. It’s quiet enough untuk membuatku berpikir apakah aku sudah pantas untuk diterima puasanya. Ini bisa jadi salah satu bentuk introspeksi diri kita, menuju pengaktualisasian diri yang lebih baik, walaupun belum sepenuhnya sempurna.

Jadi yang masih mengarah-arah ke kesyirikan (punya jimat, percaya kalau nyium tanah selamat di jalan, dll dll), yang punya salah sama orang tua, pernah ngeyel sama orang tua, lagi musuhan sama saudara, teman, dll,, let’s be in peace and make ourselves better in this wonderful month. Selamat beribadah, semoga dapat kita manfaatkan pol-polan!

*NB. #CMIWW kalo ada yang salah. Mungkin ada yang tau ini haditsnya shahih atau bukan,siapa perawi dll nya. Karena sumber yang saya dapat hanya sebatas lisan.

 

Salam,

Saya..

Advertisements
Tagged , , , , , , , ,