Monthly Archives: January 2014

PURE LOVES, That’s all we need…

Sudah sangat lama blog ini kekurangan vitamin KPC dari pemiliknya. Semangat Pagi, Readers! Semoga hari-hari kalian menyenangkan dan penuh makna selalu, kalo ga bermakna kasian kan hari-harinya jadi terlewati dengan sia-sia 😉 Oh ya, udah beda tahun nih kita dari minggu lalu. HAPPY NEW YEAR pals! Semoga 365 hari di 2013 memberikan banyak pelajaran untuk kita semua, dan Bismillah, akan ada 365 hari berikutnya di 2014 yang telah disediakan untuk waktu kita memperbaiki kerusakan-kerusakan yang sudah kita kenali sebelumnya. Be better lah ya intinya 😉

 

Sesuatu banget nih awal tahun ini buat saya pribadi. Yaa apalah gunanya blog kalau ga diisi, apalah gunanya blog diisi kalau ga dibaca, apalah gunanya isi blog dibaca kalau ga dimaklumi. Intinya, gue mau curhat, ha ha haa…

Sudah menjadi tradisi bagi kami (kami bersaudara) untuk menyambut tahun baru dengan membuat sebuah kartu ucapan tulisan sendiri dengan tinta-tinta cinta yang kami punya. Beberapa pandangan di dalam agama kami, Islam, beranggapan bahwa merayakan tahun baru secara berlebihan sama seperti mengikuti tradisi umat agama lain. But wait, do you think we are prepare something for the party? Yes, no wrong, but it is a birthday party. Ibu kami tercinta berulang tahun di awal bulan dan awal tahun. Seluruh dunia menyalakan kembang api, meniupkan terompet warna-warni, dan berbahagia, menyambut hari ulang tahunnya. She deserves it 😉 Setiap tahun kami menyiapkan peralatan sesederhana dan sekreatif mungkin membuat kartu ucapan selamat ulang tahun untuk ibu. Jarak jauh tak masalah, karena hati ini selalu dekat #tsah …

Tapi tahun ini beda. Kami bersaudara tidak lagi berada di satu kota yang sama, ditambah lagi stressor—stressor baru. Mulai dihadapkan dengan yang namanya “tutup buku tahunan”, kegiatan kepanitiaan, organisasi, dan sebagainya. Well, that’s one of many things that cause the problems come. I got sick, and the rest of the day happened just like that. Kami tidak bisa memberikan yang lebih karena jarak yang jauh, pendapatan yang sangat belum seberapa, so we think “yaudalaya”, they both may think it’s not a big deal. But unpredictably, my parents are the sweetest couple ever. Ibu jadi senyum-senyum terus gara-gara dompet hadiah ulang tahun dari ayah. Oh meen, what could their children else do except thank to God of the romantic moment happened there 😀

Day passed, sama seperti hari-hari di tahun 2013 yang telah berlalu sebelumnya. Ada hujan rintik-rintik sendu, ada panas lekang mencengangkan, ada butiran debu bertebaran di tepi-tepi jendela, ada bunyi desiran angin sejuk menyentuh rambut-rambut halus di kulit, dan, yaa kegiatan berlanjut sebagai mana mestinya. Yang namanya si “deadline” semakin dekat, dan “the power of deadline” semakin bekerja dengan baik. Yang namanya si “pengalaman” ga pernah datang, kecuali kalau sudah kita alami. Yeah that’s life..

4 hari berlalu setelah tanggal 1, it’s my Dad’s. Gantian ayah yang ulang tahun. Believe me, this is a coincident moment. They event didn’t know before they met that their birthdays just 4 days different. Hahaa 😀 2014 ini, Ayah diajak tour ke Danau Maninjau bersama para kru kerjanya. Gowesan. Di hari ulang tahun ayah banget. Kurang ga toleran apa deh tuh. Sementara teman-temannya ga ada yang tau ayah sedang ulang tahun. And you guys should know how is his part of life feel about, right? Tapi tahukah, Allah itu Maha Penuh Cinta.. Ia memberikan ide cemerlang untuk sebuah kejutan indah..

Pendek cerita, Ibu tiba-tiba muncul di hadapan Ayah, di tempat pemberhentian gowes untuk makan. Bersama kue yang diberikan hiasan sepeda di atasnya. Kocak abis, hiasan sepeda kesayangan ayah tiba-tiba hadir di atas kue ulang tahun manis itu ❤ Siapa sangka di tempat yang jaraknya cukup jauh dari rumah itu menemukan Ibu? Sekarang, gantian ayah yang ga berhenti senyum-senyum.. bahkan pas nelfon anak-anaknya, masih kedengaran tawa girang-abis-di-surprise-in itu =))

 

Did you guys got something from my story? Yeah, I am a bad story-teller. All I wanna say here about is, you don’t need to be over acting to say how much you love your partner. Just show it with the way you are, because that is what he/she likes from you : be your self. When you push your self to be what other want to, or want to have other person as what you want to, believe me there is no love in it. I have no experiences yet about any kind of this, but I do prefer having a natural-romance-story for a case like this 😉

See? Bahkan kita dapat pelajaran romantis dari orang tua sendiri. ga perlu nonton sinetron. ;D .riestyaneyandri

 

Solo. January 7th, 2014 (26th anniversary of Ayah&Ibu) {}

Advertisements
Tagged , , , ,