For My Beloved Friend

“Mencari 1 teman lebih sulit daripada mencari 1000 musuh.”

Begitu banyak manusia di sekitar kita, ikut hadir mewarnai setiap detik yang dijalani. Tak hanya orang tua, teman dekat, pacar, saudara. Bahkan orang yang (kebetulan) lewat di depan rumah kita pun bisa menjadi sangat penting artinya untuk mewarnai hidup ini. Bahkan orang yang (kebetulan) bertetangga dengan kita pun penting untuk membuat hidup itu tak sekadar hitam-putih belaka 🙂

Memiliki diri sendiri itu perlu, dimana kita harus bisa menyakini diri sendiri betapa bersyukurnya memiliki banyak hal yang tidak dimiliki orang lain. Jika suatu ketika kamu berada jauh dari sanak saudara dan harus memilih sikap mandiri (without any other choices), keadaan menuntutmu untuk menyesuaikan dirimu dengannya (keadaan sekitar), bukan? Situasi yang asing, tidak seperti berada di rumah sendiri, dan sebagainya, tidak dapat dipaksa untuk sesuai dengan apa yang kita ingin rasakan. Jangankan manusia, hewan pun dituntut untuk bersikap sama. Ketika sebuah tanaman yang biasanya membutuhkan cukup banyak air untuk berfotosintesis, sementara saat itu sedang di musim dimana ia menyesuaikan diri dengan menggugurkan daun-daunnya agar tidak begitu banyak air yang harus ia dapatkan untuk bertahan hidup. See? Memang awalnya tidak nyaman, tetapi beginilah cara lingkungan mengajarimu hal berharga : belajar beradaptasi.

Nah, lalu apa hubungannya adaptasi dengan my beloved friend?
Okay people, sit down and learn more
Aku pribadi bersyukur memiliki teman-teman luar biasa dan punya banyak talenta pada diri mereka masing-masing. Ahli berbicara di depan umum, ahli dalam hal administrasi, ahli dalam hal keuangan, ahli dalam hal preparation untuk berbagai macam keperluan, ahli dalam menjalin kerja sama dengan pihak luar, dan banyak ahli lainnya. Aku bersyukur ketika aku harus menuntut ilmu di tempat yang tidak sama dengan temapt sana saudaraku berada, aku dianugerahi kalian oleh-Nya. Aku bisa belajar banyak, bahkan proses adaptasiku berjalan mulus ketika ada kalian. Apa jadinya jika aku sendirian yang harus menghadapinya? Kerja sama tim secara tidak langsung akan tertata dengan kokoh ketika rasa kebersamaan berjuang di perantauan hadir di antara kita semua.
Tapi sayangnya, tidak semua orang merasakan kebahagiaan ini. Justru sebagian di antara sebagian orang yang sebagian lainnya sedang berbahagia ini merasa ingin memiliki “privacy time” almost-all-day-long. Senyaman mungkin, aku ingin merasakan “quality time” seperti orang tuaku ajarkan dan ciptakan. Bagaimana perhatian, kasih sayang, kepedulian, perdamaian, dan senyuman selalu merekah dalam suka maupun duka. Berbagi positif-negatif hal yang kita alami. Secara personal, aku tipe orang yang lebih senang berbagi, walaupun pernah temanku berkata “first-sight-perception” nya terhadapku itu : pendiam [ Gosh, please. Padahal aku yang paling cerewet di dalam keluargaku 😀 ]. Tapi ketika keinginan untuk berbagi itu muncul, kekuatan untuk menjalani hidup lebih berharga itu semakin lebih baik.

So, mohon maaf jika ada yang tidak berkenan dengan “share things” di blog saya ini, “share things” di text-messages, sosmed, ataupun “share things” di ungkapan verbal maupun non-verbal sehari-hari…Aku orang yang senang dan ingin belajar dari lingkungan dan orang lain, jadi jangan ragu untuk mengkritik. Jika ada yang tidak berkenan di hati, jangan kira hal-yang-tidak-berkenan itu akan hilang begitu saja jika disikapi dengan tindakan “hening”, “not-talking“, “aksi mogok”, “anti-sosial”, “menutup celah”, dan sebagainya.

Trust me, you are a part of my daily life. Even you try to avoid me each days as far as you can, I love you like I love my own sister, friend 🙂

Salam persahabatan,

Sahabatmu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Advertisements
%d bloggers like this: